RSS

..Reach Your Dreams..

06 Sep

Saat Kaki seperti berat untuk digerakkan
Saat Jenuh seperti tiada lelah menghinggapi diri
Ketika hati mulai gelisah
Ketika air mata sulit untuk diredam
Hingga kau merasa seperti terpuruk dalam kesendirian
tiada teman untuk berbagi atau mungkin ia tak mudah memahami
sadarlah kawan, Ada Allah yang tak pernah membiarkanmu sendiri
Ada Allah yang senantiasa mentransfer semangat pada dirimu.. memahami semua pintamu..
Yaa Robb, jaga ruh dan jasadku agar senantiasa dalam rengkuh-Mu

Pekan ini adalah awal kumasuki semester 5 di bangku perjuangan, pekan yang manis saat berjumpa dengan kawan-kawan, setidaknya cukup mengalihkan kepenatanku.
Memang berat rasanya, ketika masalah Lembaga dakwah sedang menerpa,
bukan berat karena merugikan kami, tentu tidak.. Insya Allah kami sama sekali tidak dirugikan, tetapi lebih ke bentuk kekhawatiran tentang pembinaan akhlaq para generasi muda yang mulai terancam dihentikan.
Kedengarannya hanya masalah kecil, tetapi tanggung jawabnya berat.
Benar sekali, memang sang penulis aselinya akhlaqnya pun belum sempurna, nah karena belum sempurna itu, makanya ia sadar untuk terus berproses memperbaiki yang lalu dan mencoba mengajak para generasi muda agar bermanfaat bagi Dien dan bangsa ini. Insya Allah, Bi’idznillah..

Bisa dibilang, pekan ini membuatku cukup banyak instropeksi,
-masalah itu datang untuk dihadapi bukan dihindari-
kalau aku menyerah bisa jadi salah 1 nilaiku sem. 4 di KHS (Kartu Hasil Studi) pun ikut ngambek tak mau keluar, atau setidaknya harus mengulang lagi 1 semester,
Alhamdulillah setelah sebelumnya beberapa kali mendatangi ruang dosen tetapi tidak bertemu dengan beliau, akhirnya  1 bulan-an kemudian aku pun mendapatinya untuk meminta kejelasan tentang nilaiku yang tak muncul, rupanya ada salah satu tugasku yang belum ketemu, sebagai mahasiswi aku tak mau cari masalah, cukup sendiko dawuh dan berkata jujur saat itu.
Meski sebenernya aku sudah mengumpulkan proposal penelitian, namun Beliau meminta lagi agar kumengurusnya kembali. Alhamdulillah, edit-edit.. print.. ke bagian akademik.. minta surat.. ketemu dosen kembali, dan Memasrahkan semua kepada Allah Azza Wa Jalla.. Just Optimis dan tak mau menjadikan beban karena nyatanya ujian kami di medan dakwah sekolah lebih membuat ku tak bisa tidur, lalu untuk apa aku menghabiskan tenaga dalam memikirkan masalah yang lainnya…
kuikhtiarkan saja dan biarkan Allah yang menentukan hasil akhirnya. Sebenarnya masih ada ujian yang sedikit menguras pemikiran dan Qolbu, ah.. tapi itu tak penting untuk dituliskan,
karena semua manusia pastilah punya masalah, dan sudah wajar seiring tambahnya usia mereka masalah yang mereka alami pun akan semakin beragam.
Mari kira sadari bahwa sejatinya Tiada insan yang hidup tanpa ujian dan masalah.
Allah telah menuliskan dalam firmanNya..

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? QS. al-’Ankabut (29) : 1

dari ketiga ujian tersebut nyatanya entah mengapa sempat membuatku down, hingga akhirnya malam ini aku mengirim pesan kebeberapa teman baikku agar memberiku kalimat penyemangat..
Alhamdulillah mendapat beberapa pencerahan.
Pencerahan yang berbuah Motivasi, motivasi diri, Motivasi Illahi, Motivasi untuk meraih mimpi..
Berikut, akan kujabarkan, kuharap Anda yang membacapun mampu mendapat pencerahan.
Hingga dinilai Ibadah bagi orang-orang yang telah menyampaikan motivasi tersebut.

Hajar berlari diantara shafa dan marwa, tapi air zam-zam muncul dari bawah kaki Ismail.
terkadang keajaiban tidak muncul dari ikhtiar kita, tapi dari jalan yang tak kita sadari.
Maka, seperti Hajar, kami akan berikhtiar, bersusah payah dan berlari.

“Dengan itu ya Robbi, lihatlah kesungguhan kami, terbitkan keajaiban untuk kami dimanapun Kau kehendaki. Karena sesungguhnya pertolonganMu untuk hamba-hamba yang ikhlas dan berserah diri akan datang dari arah yang tak pernah kami duga.

Kemudian ada lagi kisah sang penggapai mimpi, kini Ia sedang jauh dari negara kita.. berikut serpian kalimat motivasinya

Tadi ketika ku melihat google map
Melihat dari jauh negara yang saat ini sedang kududuki.. Dan Indonesia..
Nah.. kembali kurenungi.. kemarin aku melewati beberapa negara..
ku zoom out lagi.. dan Dunia semakin luas..
Ada Artic di utara.. Dan Antartica di selatan yg sangat luas..
Maha Besar Allah.. Melihat negara Jepang yg berada di belahan paling timur.. Amerika paling barat..
Negara – negara maju tersebut punya kesibukan sendiri2..
Yang mungkin bagiku, kebiasaan orang Indonesia masih ketinggalan dalam banyak hal..
Mungkin kalau kita di Indonesia, melihat aktivitas orang lalu lalang biasa2 aja..
Atau mugkin kelihatan seperti kerja keras
Atau apalah.. tapi ternyata, kebiasaan orang dibelahan dunia lain punya kebiasaan yg lebih berat lagi..
Makanya mereka bisa menjadi negara besar
Memang Benar Islam yg selalu kita junjung sbg kebanggan kita, Aku pun sangat Bangga!
Tetapi masalah rajin dan disiplin kita beberapa masih kalah
Orang barat mendisiplinkan diri untuk sebuah pekerjaannya saja.. Yg notabene ga ada kaitannya dg akhirat saja bisa begitu.. Nah kita, yg harusnya bekerja dan sekaligus ibadah saja..Belum bisa disiplin dan masih malas2an..
lalu mau bagaimana? Semangat !
Orang disini kalo jalan kaki sangat cepat2 sekali. Mari kita belajar dari mereka..
Coba liat Google Map Dizoom out.. Biar bisa melihat belahan lain..
Masih banyak mimpi yg harus dikejar..

Luar Biasa! semangat Menggapai Mimpi, tatap masa depan Bersama Illahi Robbi..

Then, this one I take from mbak Norma (ADS Kota, yang notesnya tadi di tag oleh mbak Desti ke ane)
like this..
“Jika lelah menyapa, pejamkan mata dan bayangkan Asma Binti Abu Bakar yang sedang memanjat tebing saat berjihad. Bila jiwa pengorbanan sudah tak bersisa, hadirkan kerelaan Ali bin Ab Thalib yang menggantikan Rasulullah di tempat tidurnya saat dikepung musuh” semoga tsabat dan Istiqomah”

Kemudian terakhir ini sms dari salah seorang akhwat,
sahabatku yang semoga senantiasa Istiqomh dan diberi kemudahan dalam dakwah, studi dan perjalanan hidupnya.. aamiin

Biarlah Allah, satu-satunya yang menyemangati kita untuk berbuat lebih baik
Hingga tanpa sadar tiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan atau kesalahan kita
Cukuplah Allah yang memelihara ketekunan kita
Karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna
Pribadi yang saat berbaur mampu menyemangati sesama dan saat sendiri mampu menguatkan diri

Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Al-Maidah : 69)

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 6 September 2012 in A Macam kisah dan motivasi

 

Tag: ,

One response to “..Reach Your Dreams..

  1. Fie Banaty

    10 September 2012 at 5:22 am

    semoga semakin produktif dengan meminjam kata-kata yang Allah tebarkan di muka bumi ini… 🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: