RSS

Karena Tarbiyah-Mu

17209

Diri ini bak butiran debu
yang terus menumpuk
Mengotori segumpal darah bernama hati
Hah.. siapa aku ini!
Mengaku sebagai hamba-Mu
Tapi tak jua mengutamakan-Mu
Padahal bukan tenang yang kutemui
hanya keraguan dan kekecewaan hati

Namun Yaa Robbi..

Alangkah manisnya cara-Mu mendekapku untuk kembali
Menyapaku dengan lembutnya belaian dakwah
Menitihku menceraikan ikatan nafsu
Singkapkan butiran debu di hatiku
Dengan Islam dan tarbiyyah dari sang guru

Allah…

Mungkin tak pantas kudambakan ampunan
Namun kan kuupayakan dengan segelintir iman
Agar dapat kuraih sebutir hakikat
Dengan segenggam makrifat yang sarat akan hikmat

Terimakasih untuk perjalanan yang luar biasa ini
Berada dalam lingkaran insan mulia
yang tiada lelah dalam mengarungi jalanNya

Memang benar, terkadang cibiran, hujatan bahkan fitnahan
mewarnai perjalanan ini,
Namun, yakinlah akan janji dalam kalam Illahi-Nya:

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (111:سورة التوبة)

Bukankah dari Tarbiyah-Mu aku belajar tentang segalanya
Tentang cinta dan air mata
Tentang prahara, suka dan duka

Terimakasih Allah telah mengajariku akan makna Ikhlas
Mencukupkanku dengan semangatmu

Kan kubiarkan tiap kata menjadi teguran,
Kan kubiarkan tiap tanda baca menjadi penegas
Bahwa cukup Perhatian-Mu yang kami pinta,
Semoga setiap peristiwa dalam dakwah semaikan benih-benih yang bermakna

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Mei 2015 in B Islam World

 

Tag: ,

Telah Tertulis di Lauh Mahfudz

Bisa jadi muncul pertanyaan, siapa nantinya yang akan memiliki hati ini. Ketika Allah telah menarik semua perasaan yang ada sebelumnya. Hingga tiada lagi sebuah kecenderungan. Di situlah Allah memberikan jawaban bahwa hanya Pada-Nya setiap urusan disandarkan, bahwa Allah ingin agar kita menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Tak jarang di tengah perjalanannya akan hadir ujian akan cinta itu sendiri. Di mana kita harus memilih atau menolak.

Risau itu pasti ada.
Kerisauan itu pada akhirnya nanti akan terjawab, karena Takdir-Nya akan jodoh pun telah tertulis di lauh mahfudz

Mungkin saat ini Tuhan ingin melihat kita untuk sama-sama mencari,
mencari pemilik hati itu dalam sujud panjang atau doa-doa di setiap malamnya.

tumblr_lyltplRJyD1qdxa23o1_1280

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Mei 2015 in A Macam kisah dan motivasi

 

Tag: , ,

Menyelamatkan Hutan: Menyelamatkan Masa Depan Indonesia

kebakaran-hutan

Di tengah tantangan global, mari bersama mempertahankan identitas hutan dengan menjaga dan melestarikannya. Kita patut bersyukur karena Tuhan menciptakan kita dengan kelengkapan akal dan kemampuan untuk berpikir. Menjadikan kita sebagai khalifah yang salah satu tugasnya untuk menjaga keseimbangan alam semesta ini. Sudah banyak kerusakan hutan di Indonesia yang berimbas pada kehidupan manusia. Padahal kalau kita mau merenungi, tangan-tangan dan otak manusialah yang seringkali menjadi perusak utama.

Hutan adalah aset alam yang sangat berharga bagi sebuah negara, semakin kecil luas suatu hutan, semakin sedikit hasil alam yang dihasilkan. Kita sadari pula, saat ini masih banyak kasus ilegal loging untuk meraup keuntungan sepihak. Keuntungan yang sebenarnya merugikan banyak aspek kehidupan. Tanpa rasa khawatir,  hutan Indonesia terus dieksploitasi, banyak tangan yang menebangi pohon melebihi batas kewajaran, sehingga ekosistem menjadi rusak dan tidak seimbang. Banjir yang besar, panas yang luar biasa di musim kemarau, dan tanah longsor di daerah pegunungan, tampaknya belum juga membuatnya jera.

0928gpap

Saat bencana itu terjadi, tidak hanya kita yang dirugikan, tapi juga semua populasi makhluk hidup yang meninggalinya bukan?

Bila hutan sudah gundul, bagaimana air hujan bisa diserap dengan maksimal?
Bila hutan sudah gundul, masihkah makhluk hidup bertahan saat musim kemarau panjang?
Bila hutan sudah gundul, hutan mana yang akan kita wariskan untuk anak cucu kita  di masa depan?

Oleh karenanya, yang perlu kita lakukan untuk lebih menjaga identitas hutan Indonesia adalah dengan meningkatkan konservasi hutan, menjadikan aset alam ini kembali pada fungsi sejatinya hutan diciptakan: menyeimbangkan ekosistem seluruh kehidupan. Dengan begitu, semoga Indonesia mempunyai ruang hijau yang lebih luas, memberikan nilai kebermanfaatan bagi semua makhluk hidup, serta menjadi warisan berharga bagi generasi masa depan di bumi pertiwi Indonesia.

So, start now..
Let’s save our forest!

200810101200421

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Maret 2015 in C Karya Ilmiah

 

Tag: ,

Peluang Bisnis di Bali

Pulau Bali tidak hanya menyimpan potensi budaya dan daerah wisatanya yang menarik, tapi juga peluang bisnisnya yang menjanjikan. Banyaknya wisatawan yang datang ke pulau dewata ini memberikan banyak peluang untuk melakukan bisnis. Alhamdulillah beberapa hari ini diberi kesempatan untuk banyak belajar dari bli Robert, Mas Eka dan istri. Banyak peluang bisnis di pulau tersebut, mulai dari bisnis mukena, kaos Bali, cindera mata, persewaan sepeda, rental mobil, sampai penginapan/hotel.

Kita tentu tidak asing dengan pulau dewata ini, mayoritas penduduknya memang beragama hindu, umat muslim hanya sebesar 5% meski begitu rupanya banyak mukena yang biasa digunakan untuk beribadah umat muslimah yang diproduksi di Bali. Selain itu, mukena bali pun mempunyai daya tarik tersendiri sehingga cukup diminati oleh masyarakat Indonesia.

Tak hanya mukena Bali, kaos bali dan asessories merupakan buah tangan yang sangat diminati oleh wisatawan manca maupun lokal. Kaos dan assesories yang ditawarkanpun beragam, tentunya ada harga ada barang. Tidak ada salahnya juga bila menawarkan produk baru yang lebih menarik. Tentu tidak harus langsung membuka toko besar disana, bagi Anda yang ingin berbisnis seperti itu, Anda bisa membuka toko online, karena peluang ini cukup menarik.

Selanjutnya untuk bisnis persewaan sepeda, rental mobil, atau penginapan memang dibutuhkan modal yang tidak sedikit.

Berjalan-jalan dan menikmati keindahan panorama di Pulau Bali memang sangat memanjakan mata, namun rasanya bila terus berjalan kaki akan sangat melelahkan, sedangkan kendaraan disana pun sudah cukup padat. Bersepeda menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi polusi udara serta juga bisa menyehatkan badan, khususnya bagi wisatawan mancanegara yang senang berjalan-jalan dan membutuhkan alat transportasi jarak dekat.

Salah satu usaha yang memiliki profit menguntungkan yaitu sewa mobil, bisnis tersebut yang saat ini tengah digeluti oleh istrinya mas Eka. Saat ini banyak sekali wisatawan yang datang ke Bali bersama keluarga atau teman-temannya dan kebingungan dalam menyewa kendaraan untuk berjalan-jalan dari satu obyek wisata ke obyek wisata yang lain. Persewaan mobil menjadi salah satu solusi pertama yang mereka incar. Sebenarnya ketika menjalankan rental, kita hanya perlu mengeluarkan uang untuk DP saja. Misalnya kita memilih Xenia dengan biaya 15 hingga 20 juta dalam waktu 3 tahun dan angsurannya Rp 3 juta per bulan. Asumsinya ketika ada orang menyewa dalam satu hari saja sekitar Rp 200.000, jadi anda hanya perlu bekerja 15 hari dan sisanya dapat digunakan sendiri. Untuk pemilihan kendaraan, sebaiknya menggunakan Xenia atau Avanza, karena dari kapasitas sangat cocok bagi keluarga dan menyetirnya seperti sedan.

Tips bagi Anda yang memang ingin berbisnis rental ini, jangan lupa untuk memasang GPS, daftar asuransi dan tidak memberikan pinjaman kepada pelanggan yang menyewa dalam jangka waktu lama. Pemasarannya pun bisa dengan berbagi cara, seperti mengobrol ringan dan berkenal dengan orang lain saat di lobi hotel sekalian memberikan brosur iklan, bisa  juga dengan memberitahu teman, buat brosur, beriklan di radio atau online di media sosial seperti twitter/fb/website. Terakhir adalah usaha penginapan atau hotel, kalau yang ini tentu dibutuhkan modal yang sangat banyak. Harga tanah di Bali pun sangat mahal, terlebih di titik-titik lokasi yang strategis. Kalau berdasarkan informasi dari bli Robert sih, kebanyakan bangunan-bangunan hotel yang ada di Bali justru bukan milik warga Bali, tetapi anak-anak para pejabat atau warga luar Pulau Jawa. Nah, tetapi bagi Anda yang tinggal di daerah Bali asli, seperti Denpasar, atau warga di luar pulau Bali tetapi mempunyai tempat tinggal disana, tidak ada salahnya untuk memulai usaha dengan menyewakan tempat tinggal Anda

10897027_10200102694927816_1946816093049476367_n

10897027_10200102694927816_1946816093049476367_n (1)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Desember 2014 in Uncategorized

 

Hangatnya Pelukan Ibu

295960_519235148093277_1860194517_n

Pelukan hangat seorang ibu bak pelepas dahaga di terik siang,
Hangatnya senyuman, ikhlasnya bimbingan
Seperti kuatkan kaki ini untuk bertahan,

Malu-malu, polos, kebocahan, mungkin itulah yang melekat padaku kala itu
Tapi sapaan hangatmu seakan mengajakku lebih dekat
Meski tatap muka saja belum pernah

Perlahan namun pasti, aku merasakan betapa kasih sayang itu menular
Saat pertama jumpa dan kau mencari namaku, aku pun bersegera mencium tanganmu
Engkau berusaha mendekati ramah, dengan cinta dan celupan ukhuwah,
meski tanpa ikatan darah

Ibu, tapi baru kutahu sekarang
Di balik kasih sayang yang selalu kau tebarkan
Di balik cinta dan persaudaraan yang syahdu itu
Engkau mengidap sakit yang tak ringan

Ah Ibu, kenapa engkau tak pernah cerita
Bahkan aku baru tahu sekarang
Saat kau telah berangkat ke negeri pad nabi

Ibu,
mungkin fisikmu mulai lemah,
Tapi ruhiyahmu semoga selalu kuatkan langkah

Dalam temaram cahaya malam
dan iringan surah Al-kahfi

image

 
 

Tag:

Engkau Habiskan untuk Apa Masa Mudamu?

manfaatkan-lima-perkara-sebelum-lima

“Do, kamu nggak sholat Isya’ ke masjid?” Tanya Mbak Rini, kakaknya semata wayang.

“Ah, udah pernah Mbak!” Jawab Dodo ketus.

“Kamu tau kan, laki-laki itu wajib sholat di masjid, apalagi Ramadhan gini bisa sekalian tarawih, udah ke masjid dulu sana..”

“Ih.. kenapa sih mbak Rini, ngatur-ngatur hidupku banget, aku masih muda mending main-main dulu ma temen, Udah ya aku mau nge-pump!”

 

Kejadian seperti sepenggal dialog di atas boleh jadi masih banyak kita temui di lingkungan kita, atau mungkin kamu pernah menghadapi langsung orang seperti Dodo tersebut. Seorang anak muda yang senang menghabiskan hidupnya untuk sekedar memuaskan keinginan diri. Ia menganggap kalau hidupnya masih panjang, “taubatnya nanti aja kalau udah tua,” begitu pikirnya. Padahal kita tahu kalau ajal nggak pernah melihat tua dan muda.

Bukankah Islam sangat memberikan perhatian besar kepada para pemuda, khususnya anak muda muslim dengan memberikan pilihan kepada hal-hal yang mendatangkan kebaikkan untuk dirinya, orang lain bahkan akhiratnya? Jangan sampai kita seperti orang-orang merugi yang menyesali masa mudanya karena tak digunakan dengan baik dan melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Sadarkah, kadang kita merasa sudah sangat paham dengan diri sendiri, tanggal lahir kita, bahkan tidak jarang sebagian dari kita selalu merayakannya setiap tahun: hari lahir, ulang tahun, milad atau apapun yang orang umum sering menyebutnya. Padahal jelas tidak ada satupun yang tahu sampai kapan usia kita. Berapa lama lagi kita akan hidup di dunia ini?

Allah subhanahu wata’ala dengan tegas telah mengingatkan kita dalam sebuah potongan ayat yang artinya:

“Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui apa yang akan dilakukannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Surah Luqman: 34)

Lalu, adakah alasan bagi kita untuk menunda-nunda berbuat baik?
Bila kalian merasa berbeda dengan anak muda pada umumnya yang gemar hang out, ke diskotiksaling mengadu kekuatan dan kegiatan lain yang kurang kerjaan banget, seharusnya kalian bersyukur karena enggak semua anak muda itu mau dan berani meninggalkan kegiatan tersebut.

Misal nih, sejak remaja, kalian milih aktif di organisasi sosial, masjid, nggak mau pacaran, banyakin ibadah, belajar dan lain-lain, sampai kamu dibilang ndesoo sekalipun, abaikan aja. Karena ada yang lebih penting untuk kita pikirkan, yaitu sebuah pertanyaan yang semoga kita semua kelak dimudahkan buat menjawabnya:

“Engkau Habiskan untuk Apa Masa Mudamu?”

Pertanyaan inilah yang akan diajukan kepada setiap jiwa yang ditiupkan ruh oleh Allah hingga ia habiskan masa mudanya di dunia. Seperti yang diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam salah satu haditsnya:

“Tidak akan bergeser kaki anak Adam (manusia) pada hari kiamat nanti di hadapan Rabbnya sampai ditanya tentang lima perkara: umurnya untuk apa dihabiskan, masa mudanya untuk apa dihabiskan, hartanya dari mana dia dapatkan dan dibelanjakan untuk apa harta tersebut, dan sudahkah beramal terhadap ilmu yang telah ia ketahui.” (HR. At Tirmidzi no. 2340)

Betapa Maha Kuasa Allah dengan segala kebesaran-Nya. Sekarang coba kita bermuhasabah, sudahkah kita menggunakan masa muda kita untuk hal-hal yang bermanfaat yang mendatangkan keridhaan Allah subhanahu wata’ala?
Ataukah kita isi dengan perbuatan maksiat yang mendatangkan kemurkaan-Nya? naudzubillah.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Juli 2014 in Tarbiyah, Uncategorized

 

Tag:

Wanita yang baik, menjadikanmu lebih baik (Begitu juga sebaliknya)

6496_112889499880_5384052_n

Repost from FP of Mario Teguh

Saat kami menikah lebih dari 20 tahun yang lalu, Ibu Linna berhenti dari jabatannya sebagai Direktur di sebuah perusahaan, dan saya mengundurkan diri dari jabatan sebagai Vice President di Bank. Kami memutuskan untuk memulai kehidupan baru dari kebersamaan yang total; dia hidup untuk saya, dan saya hidup untuknya. Terdengarnya lebay, tapi kami tidak bisa membayangkan kehidupan lain yang tidak sepenuhnya untuk kebahagiaan satu sama lain.

Ibu Linna belajar dan bekerja di San Francisco, sampai lulus MBA dalam Corporate Finance pada usia 22 tahun, dan berhasil memiliki dua rumah di Daly City – San Francisco. Dia menjual kedua rumahnya, dan menyerahkan semua uangnya kepada orang tuanya. Saat kami bertemu di Jakarta, saya langsung tahu mengapa Tuhan menjadikan saya laki-laki yang selalu diabaikan oleh wanita. Ternyata saya disimpan untuk wanita ini. (sambil kibas rambut …)

Kami menikah dengan perjanjian untuk saling berterima-kasih atas yang kami lakukan bagi satu sama lain, untuk saling memuji kebaikan satu sama lain, untuk selalu mengingatkan satu sama lain jika ada yang tidak sesuai bagi kebersamaan kami, untuk minta maaf kalau salah satu menuntut yang lainnya untuk minta maaf (dan bisa diduga siapa yang paling sering dituntut untuk minta maaf, saya !!!).

Kami tegas berjanji bahwa kalau ada yang selingkuh, siapa pun dari kami, kami akan langsung berpisah. Kemudian kami menikah dalam kesederhanaan, karena saya mengundurkan diri dari Bank dengan membayar kembali semua uang fasilitas yang belum sepenuhnya menjadi hak saya (mengundurkan diri sebelum masa kontrak selesai), dan Ibu Linna tidak suka menerima bantuan dari orang tua. Banyak sekali orang yang mencela Ibu Linna, kok mau-maunya lulusan luar negeri hanya mengurusi Pak Mario, ke mana-mana ikut Pak Mario, rugi dong?

Tapi Ibu Linna, seperti wanita pada umumnya, adalah investor masa depan. Dia bisa melihat ‘potensi’ pada laki-laki yang dicintainya. (kembali kibas rambut …). Sekarang, karena Ibu Linna hanya mengurus saya dan anak-anak, dia memiliki semua uang dan harta yang saya hasilkan. Semua sertifikat apa pun adalah atas nama Ibu Linna, kecuali Jaguar yang dihadiahkannya untuk hadiah ulang tahun saya dulu. (tapi BPKB-nya dia pegang!)


Karena dia ikut ke mana pun saya pergi, dia melihat dunia (mungkin) jauh lebih luas daripada orang-orang yang dulu mencemoohnya. Wanita itu penghebat laki-laki. Dan laki-laki yang hebat, memiliki istri yang baik dan anak-anak yang terurus dengan baik.

Ingat ya?

Wanita yang baik, menjadikanmu lebih baik.

Mario Teguh – Loving you all as always

Foto:
Ibu Linna dan Pak Mario Teguh di halaman Masjid Nabawi – Madinah

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 Mei 2014 in Persona

 

Tag: ,